Kalau sekarang kakek, nenek, atau orang tua kita bisa hidup makmur tanpa merencanakan keuangannya, lalu mengapa kita harus merencanakannya? Oke,nyatanya itu adalah masa 20-30 tahun yang lalu, gaya hidup manusia berbeda jika dibandingkan dengan sekarang. Ingin tahu bagaimana hal itu mempengaruhi anda?Pikirkanlah hal-hal berikut ini.
1. Anda hidup lebih lama
Lama hidup manusia semakin bertambah. Menurut penelitian, seorang bayi yang lahir tahun 2004 diperkirakan akan hidup rata-rata hingga 74 tahun (bagi pria) dan 79 tahun (bagi wanita). So you definitely need more money.
2. Butuh dana kesehatan
Karena Anda hidup lebih lama, maka biaya kesehatan Anda akan lebih besar. Penyakit diperkirakan semakin banyak dan berbahaya. Anda juga butuh uang kesehatan setelah pensiun.
3. Menikmati pensiun
Anda akan mengalami masa pensiun lebih lama. Jika Anda pensiun di usia 55 dan hidup hingga usia 75, Anda akan makan sebanyak 43800 kali selama masa tersebut. Untuk makanan tersebut Anda butuh biaya cukup banyak, kan?
4. Ada banyak pengeluaran
Sekarang ada banyak pengeluaran yang harus Anda bayar, biaya tv kabel, tagihan ponsel, tagihan internet, bayar tol. Dulu ini semua belum ada, kan?
5. You travel a lot more
Anda mengeluarkan banyak uang untuk bepergian (perjalanan) dibanding untuk bekerja, belanja, dan sekolah. Biaya bensin biasanya menghabiskan banyak dana, lho.
6. Terlambat menikah
Sekarang sudah umum kalau Anda memilih mengejar karier ketimbang menikah. Akibatnya, anak Anda masih sekolah saat Anda sudah pensiun. Maka Anda harus menyiapkan dana pendidikan anak-anak karena saat itu sudah tidak ada pemasukan lagi.
7. Biaya membesarkan anak bertambah
Pakaian, makanan, kesehatan anak-anak membutuhkan biaya yang lebih besar dibanding untuk orang dewasa. Anda juga harus membayar biaya les (tari, bahasa, olahraga) dan biaya rekreasi.
8. Anak Anda akan kuliah lebih lama
Lima belas tahun yang lalu, lulusan S1 dianggap sangat bergengsi dan mendapat posisi cukup bagus dalam karier. Sekarang, sarjana S1 sudah dianggap sudah biasa. Di masa depan, mungkin anak Anda membutuhkan gelar Phd untuk meraih pekerjaan yang bagus.
9. Inflasi
Inflasi menyebabkan naiknya biaya dan harga barang.
10. Kesejahteraan bagi generasi setelah Anda
Ini cukup sulit karena Anda harus mewariskan kekayaan pada anak Anda. Jika Anda tidak meninggalkan apa-apa untuk anak, maka kesejahteraan anak Anda akan menurun. (Sumber : http://www.cleo.co.id)
1. Anda hidup lebih lama
Lama hidup manusia semakin bertambah. Menurut penelitian, seorang bayi yang lahir tahun 2004 diperkirakan akan hidup rata-rata hingga 74 tahun (bagi pria) dan 79 tahun (bagi wanita). So you definitely need more money.
2. Butuh dana kesehatan
Karena Anda hidup lebih lama, maka biaya kesehatan Anda akan lebih besar. Penyakit diperkirakan semakin banyak dan berbahaya. Anda juga butuh uang kesehatan setelah pensiun.
3. Menikmati pensiun
Anda akan mengalami masa pensiun lebih lama. Jika Anda pensiun di usia 55 dan hidup hingga usia 75, Anda akan makan sebanyak 43800 kali selama masa tersebut. Untuk makanan tersebut Anda butuh biaya cukup banyak, kan?
4. Ada banyak pengeluaran
Sekarang ada banyak pengeluaran yang harus Anda bayar, biaya tv kabel, tagihan ponsel, tagihan internet, bayar tol. Dulu ini semua belum ada, kan?
5. You travel a lot more
Anda mengeluarkan banyak uang untuk bepergian (perjalanan) dibanding untuk bekerja, belanja, dan sekolah. Biaya bensin biasanya menghabiskan banyak dana, lho.
6. Terlambat menikah
Sekarang sudah umum kalau Anda memilih mengejar karier ketimbang menikah. Akibatnya, anak Anda masih sekolah saat Anda sudah pensiun. Maka Anda harus menyiapkan dana pendidikan anak-anak karena saat itu sudah tidak ada pemasukan lagi.
7. Biaya membesarkan anak bertambah
Pakaian, makanan, kesehatan anak-anak membutuhkan biaya yang lebih besar dibanding untuk orang dewasa. Anda juga harus membayar biaya les (tari, bahasa, olahraga) dan biaya rekreasi.
8. Anak Anda akan kuliah lebih lama
Lima belas tahun yang lalu, lulusan S1 dianggap sangat bergengsi dan mendapat posisi cukup bagus dalam karier. Sekarang, sarjana S1 sudah dianggap sudah biasa. Di masa depan, mungkin anak Anda membutuhkan gelar Phd untuk meraih pekerjaan yang bagus.
9. Inflasi
Inflasi menyebabkan naiknya biaya dan harga barang.
10. Kesejahteraan bagi generasi setelah Anda
Ini cukup sulit karena Anda harus mewariskan kekayaan pada anak Anda. Jika Anda tidak meninggalkan apa-apa untuk anak, maka kesejahteraan anak Anda akan menurun. (Sumber : http://www.cleo.co.id)





