5 Godaan Keuangan di Akhir Tahun yang Perlu Diwaspadai

Waktu berjalan begitu cepat, tak terasa tahun 2013 akan pergi, kita akan segera menapaki tahun baru 2014. Menyambut datangnya bulan ini dibutuhkan persiapan mental khusus dalam mengelola keuangan, karena di bulan Desember kita akan menghadapi banyak godaan. Yap, karena bulan Desember identik dengan bulan belanja. Hampir semua perusahaan retail, baik perdagangan, jasa, perbankan, maupun industri otomotif berlomba-lomba menawarkan berbagai program menarik untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya di bulan penghujung tahun ini.

Kecanggihan teknik marketing yang mereka miliki sering kali membuat kita terseret untuk menerima berbagai penawaran tersebut, walaupun sesungguhnya kita tidak membutuhkan atau bahkan tidak memiliki kemampuan finansial untuk membeli barang/jasa yang ditawarkan. Ketidaksiapan mental bisa membuat kita hanyut dalam euforia pesta sale bulan Desember, alhasil pengeluaran di bulan ini akan membengkak tak terkendali, hingga ujung-ujungnya kita akan memasuki tahun baru dengan setumpuk hutang yang pasti akan menjadi beban dalam perjalanan hidup kita di tahun 2014 nanti. Ironis bukan?

Untuk itu, agar kita tidak sampai mengalami hal tersebut, sebagai antisipasi, penulis mencoba untuk sharing dan mengingatkan kembali akan beberapa godaan keuangan di akhir tahun yang perlu diwaspadai, 5 di antaranya yaitu:

1. Godaan diskon belanja fashion

Fashion menjadi godaan paling utama di bulan Desember, terutama bagi kaum Hawa. Karena di bulan ini hampir semua pengelola bisnis fashion menawarkan dikon gila-gilaan sebagai promo akhir tahun. Saat memasuki pusat perbelanjaan, mata kita akan dipincut oleh aneka fashion terbaru seperti tas, baju, sepatu, jam tangan, dan aksesoris lainnya, lengkap dengan embel-embel diskon “UP TO 70%+20%” atau “beli 2 gratis 1” atau “bonus cash back”. Dahsyat bukan? Wanita mana yang tak bergetar hatinya melihat tas dengan brand favorit dipajang dengan diskon di atas 70%.

Tapi tunggu, jangan langsung tergiur dulu, cobalah perhatikan dengan teliti. Diskon yang ditawarkan memang gila-gilaan, tapi harga yang dibandrol pada barang tersebut jauh lebih gila lagi! Tas yang pada harga normal hanya di kisaran Rp300 ribu, akan dipajang dengan harga di atas satu juta saat bazar sale/bulan diskon. Promo “beli 2 gratis 1“ juga tak ubahnya memaksa kita membeli dalam jumlah banyak, namun yakinlah harga yang kita dapat bila dibagi per piece tetap saja tidak semurah harga grosir, artinya sama saja kita beli grosir harga eceran. Promo cash back pun biasanya tidak dapat diuangkan, tapi hanya digunakan untuk pembelanjaan berikutnya, itu pun hanya untuk produk tertentu yang bertanda khusus. Ini sama saja menggiring kita untuk belanja dan belanja lagi. Mungkin ada sebagian barang yang benar-benar turun harga, tapi itu biasanya hanya untuk barang tertentu yang telah lama menumpuk di gudang alias tak laku.

Intinya, tidak ada pedagang yang mau rugi, diskon yang diberikan hanyalah teknik marketing untuk menarik pembeli sebanyak-banyaknya. Karena itu, janganlah mudah tergoda, berbelanjalah sesuai kebutuhan dan bugdet yang kita miliki, Insya Allah kita akan terhindar dari kondisi ‘labil ekonomi‘.

2. Godaan promo paket liburan akhir tahun

Di bulan Desember ini, para pengusaha travel dan agen perjalanan wisata tak kalah gencarnya menawarkan berbagai paket liburan dengan harga promo yang menggiurkan. Adalah hal yang lumrah bila kita memiliki keinginan berlibur di akhir tahun, atau ingin menikmati akhir tahun di tempat tertentu bersama orang-orang yang kita sayangi. Namun perlu diingat, liburan adalah kegiatan yang perlu direncanakan dengan matang, baik dari sisi waktu maupun anggaran. Memutuskan untuk mengambil paket liburan hanya karena tergiur promo agen perjalanan yang menawarkan paket wisata murah pun tidak sepenuhnya keliru. Hanya perlu sedikit kejelian dan perhitungan yang matang. Karena setiap bahasa promosi umumnya menggunakan embel-embel “syarat dan ketentuan berlaku”.

Bila kita tidak teliti, alih-alih mendapat liburan murah, kita malah terjebak pada situasi yang membuat kantong jebol dan hutang menumpuk. Contoh ketika penulis mendapat penawaran paket promo wisata akhir tahun ke Bali seharga Rp880 ribu 3D/2N per paket. Harga ini tampak sangat terjangkau. Tapi coba dikalkulasi kembali. Harga tersebut hanya akomodasi dan penginapan selama di Bali, belum termasuk tiket pesawat yang pastinya akan sangat mahal saat menjelang akhir tahun. Selain itu, ada harga pasti ada rupa, paket murah, pastilah fasilitas dan menu makanan yang diberikan juga seadanya, bila kita tidak cocok dengan menu yang disajikan, tentu kita harus merogoh kocek lagi untuk membeli makanan. Belum lagi bila kita membawa pasangan serta anak-anak, tentu biaya harus dikalikan jumlah keluarga yang kita bawa. Nah, daripada ujung-ujungnya menyengsarakan, lebih baik kita menahan diri, menabung sampai kita betul-betul mempunyai budget yang cukup untuk berlibur.

3. Godaan produk gadget terbaru

Memasuki tahun baru dengan gadget baru, hmmm…. kedengerannya keren sekali. Di akhir tahun para produsen gadget juga berlomba-lomba memberikan penawaran menarik untuk produk yang baru diluncurkan. Pameran dan promo sale bertebaran di setiap pusat perbelanjaan. Produk terbaru diluncurkan setiap tahun, mendorong kita untuk terus berganti-ganti gadget walaupun yang kita miliki masih layak untuk digunakan. Tidak masalah kalau memang kita memiliki dana berlebih, namun parahnya sebagian besar penggila gadget justru kalangan menengah yang membelinya dengan cara berhutang. Karena itu agar kita tidak mudah terhanyut oleh tren yang diciptakan para produsen gadget, kita harus fokus pada apa yang menjadi kebutuhan, bukan keinginan atau sekedar latah mengikuti tren semata.

4. Godaan kredit kendaraan bermotor

Dipenghujung tahun, produsen otomotif juga tak kalah gencar dalam memasarkan produknya, pameran akan digelar besar-besaran di berbagai pusat perbelanjaan. Bekerja sama dengan perusahaan finance (pembiayaan), sistem kredit dengan uang muka ringan dan tingkat bunga rendah jadi jurus andalan. Hal yang perlu diperhatikan, suku bunga yang dicantumkan dalam lembar iklan adalah suku bunga terendah, itu berarti tingkat bunga yang ditetapkan bervariasi. Biasanya untuk pembiayaan kendaraan suku bunga berbeda-beda untuk tiap jangka waktu kredit (tenor). Contoh bunga 6% per tahun, biasanya hanya untuk tahun pertama, sedang di tahun ke-2 dan seterusnya pasti akan jauh lebih tinggi. Karena itu, tetaplah teliti dan perhitungkan kemampuan membayar sebelum terlanjur membeli.

5. Godaan bonus akhir tahun kartu kredit

Nah, yang satu ini juga menjadi godaan berat yang perlu diantisipasi. Baru saja penulis mendapat telepon dari seorang marketing kartu kredit, yang menyampaikan bahwa penulis mendapatkan bonus akhir tahun berupa kredit bunga tetap sebesar 10 juta rupiah, yang hanya dikenakan bunga 0.6% per bulan. Untuk ukuran personal loan yang merupakan kredit konsumtif tanpa agunan, tawaran ini cukup menggiurkan, karena tingkat bunga yang rendah. Apalagi di tengah gempuran berbagai promosi barang dan jasa di bulan yang sama. Rasanya seperti pucuk dicinta ulam ulam pun tiba, lagi banyak penawaran barang diskon, dana segar datang. Benar-benar klop ya.

Tapi cobalah berpikir lebih jernih. Apalah artinya semua penawaran menarik itu kalau kita sejatinya tak membutuhkan. Tentu hanya menjadi mubazir. Terlebih lagi bila semua itu ujungnya akan membuat kita tenggelam dalam tumpukan hutang. Tentu lebih baik kita menahan diri dari godaan-godaan tersebut.

Selamat menyongsong tahun baru 2014. (Sumber : ekonomi.kompasiana.com)

Saya adalah seorang Financial Advisor di Allianz Bandung. Membantu mewujudkan masa depan dan impian masyarakat Indonesia dengan Program Solusi Asuransi A-Z. Jika anda membutuhkan jasa asuransi terbaik dan terpecaya, jangan sungkan untuk bertanya melalui Tlp/SMS : 082121123056/085793009369.


Sukses Skripsi 29hari
Masih pusing tugas akhir?
atau belum tahu mau ambil apa?
temukan cara mudahnya disini!
www.adf.ly/Nat57
Tambah 2-3 cm/minggu!
Cuma disini kamu bisa dapetin
tehnik terampuh dan terpecaya
Tanpa alat & efek samping
www.adf.ly/PiY5Z
Metode Menambah 1-2 cup
Ngga PD sama payudara?
coba metode terjitu ini, dijamin
bertambah 1-2cup.100% aman
www.adf.ly/PiXrb